Al-Imam Ibnu Qayyim rahimahullah mengatakan, “Di antara hal yang sangat dibutuhkan oleh seorang anak adalah perhatian terhadap urusan akhlak. Sebab, sesungguhnya dia akan tumbuh di atas kebiasaan yang ditanamkan oleh pembimbingnya semasa kecil: murka dan marah, keras kepala, gampang mengikuti hawa nafsu, gegabah, tajam lidahnya, serta tamak.
 
Apabila demikian, akan susah diperbaiki ketika ia sudah dewasa. Berbagai akhlak yang buruk ini akan menjadi sifat dan bentuk yang mengakar pada dirinya. Meski dia sudah berusaha sekuat tenaga untuk menjaga agar tidak tampak, suatu saat akhlak yang buruk itu pasti akan mempermalukan dirinya. Karena itu, Anda dapati mayoritas orang yang akhlaknya menyimpang disebabkan tarbiyah (yang salah) di masa pertumbuhannya.
 
Maka dari itu, ketika sudah mulai bisa menggunakan akalnya, seorang anak kecil wajib dijauhkan dari majelis yang sia-sia dan penuh kebatilan, nyanyian, mendengarkan ucapan yang kotor, bid’ah, dan perkataan yang buruk. Sebab, apabila pendengarannya sudah terjerat, akan sulit baginya untuk berpisah dengan hal-hal tersebut ketika dewasa. Akan sulit pula bagi walinya untuk menyelamatkannya dari semua itu.
 
Mengubah kebiasaan adalah salah satu hal yang paling susah dilakukan. Orang yang seperti ini harus memperbarui tabiatnya untuk kedua kalinya, sedangkan keluar dari tabiat yang sudah mapan sangatlah sulit….
 
Selain itu, anak kecil tersebut juga dijauhkan dari sifat dusta dan khianat lebih kuat daripada dijauhkan dari racun yang mematikan. Sebab, apabila dimudahkan jalan baginya untuk berdusta dan berkhianat, hal ini akan merusak kebahagiaannya di dunia dan di akhirat. Ia pun akan terhalangi dari setiap kebaikan.
 
Di samping itu, ia dijauhkan pula dari sifat malas, menganggur tanpa kegiatan, hidup sekadar bersenang-senang, dan berleha-leha. Seharusnya sang ayah membiasakan hal yang sebaliknya….
 
Ayah hendaknya membiasakan anak untuk terjaga di akhir malam, karena itu adalah waktu pembagian ghanimah dan pemberian hadiah. Manusia terbagi, antara yang mendapatkannya sedikit, ada yang banyak, ada pula yang sama sekali tidak mendapatkan apa-apa. Apabila sudah dibiasakan sejak kecil, akan mudah baginya ketika dewasa kelak.”
 
Tuhfatul Maudud (hlm. 349—351).
__
**
Saat ini kami memulai persiapan untuk pekerjaan
STRUKTUR LANTAI 2 MASJID UMAR BIN KHATTAB.
 
Terus Salurkan Donasi Anda Dengan Cara :
Transfer ke Rekening:
 
Bank Syariah Mandiri
Nomor rekening: 79-999-888-94
An. Yayasan Intan Ilmu
 
Bank Mandiri
Nomor rekening: 031-00-10697186
An. Yayasan Intan Ilmu
Cab. Banjarmasin
 
BCA
Nomor rekening: 827-526-2664
An. Ahmad Zainuddin LC
 
Konfirmasi Transfer, SMS/WA dengan format:
*CITACITABERSAMA#NAMA#DOMISILI#NOMINAL*
 
Contoh : *CITACITABERSAMA#ABDURRAZAQ#BANJARMASIN#1.000.000*
 
Kirim ke WA/SMS 0811 511 3737
 
Atau datang langsung ke Sekretariat Yayasan Intan Ilmu :
Jl. Trans Kalimantan RT 09 No. 76 Handil Bakti, Barito Kuala, Kalimantan Selatan
 
No Telp: 0511-6741614
 
Barakallahu fiikum.
Silahkan Bantu Sebarkan Info Ini
Semoga Bermanfaat.
 
ADMIN : INTAN ILMU
__
Follow :
FB FanPage : Pondok Pesantren Intan Ilmu
FB FanPage : Pondok Pesantren Intan Ilmu
IG :@PondokPesantrenIntanIlmu
IG :@PondokPesantrenIntanIlmu
www.intanilmu.or.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.